Site Loader

Sebentar lagi akan datang 2020, hanya tinggal dalam hitungan bulan saja. Selama satu tahun belakangan tentunya ada banyak perubahan yang terjadi, khususnya terkait dengan media sosial.Tentunya akan banyak perkembangan yang terjadi di tahun depan, dan inilah saatnya untuk Kamu memulai menyusun strategi pemasaran media sosial mu untuk tahun yang akan datang, agar dapat berhasil dan selangkah lebih maju, Kamu tentunya harus tahu tren terkini yang ada. Untuk itu, dalam artikel kali ini Kita akan membahas empat tren media sosial yang perlu Kamu fokuskan dengan segera karena akan menjadi sangat penting di akan datang. Berikut adalah 4 tren yang ada:

  1. Chatbots akan sangat wajib, Kamu perlu menguasainya

Jika Kamu belum terbiasa dengan chatbots, Kamu perlu mempelajari bagaimana teknologi ini dapat sangat bermanfaat bagi pemasaran media sosialmu.

Konsumen menuntut jawaban instan atas pertanyaan dan kekhawatiran mereka, dan saat ini tak sedikit konsumen yang beralih ke media sosial kapan pun mereka menginginkan sesuatu. Semakin cepat bisa menjawab, semakin baik, karena berarti Kamu berhasil memuaskan konsumen dengan baik.

Chatbots memungkinkan Kamu untuk berinteraksi langsung, itulah sebabnya mengapa Facebook Messenger menjadi sangat popular saat ini.

Kamu dapat melakukan pengaturan ini secara sederhana di beberapa media sosial yang dimiliki, dan tentunya dapat dilakukan secara gratis.  Refeed sendiri sudah di lengkapi dengan fitur chatbot yang bisa kamu nikmati jika kamu berlangganan refeed bisnis ataupun premium.

  1. Media sosial harus fokus sepenuhnya pada mobile

Facebook dan Instagram adalah platform media sosial yang berfokus pada ponsel. Meskipun pada kenyataannya Instagram dapat diakses melalui desktop, namun tidak memberikan jumlah audiens yang lebih banyak dibandingkan jumlah audiens melalui ponsel.

“Konten yang Kamu kirim di media sosial perlu menampilkan ajakan bertindak para pengguna ponsel, jadi manfaatkan kesempatan dan buat konten yang memicu tindakan,” menurut Catherine Jacobs, COO dari McQuarrie Hunter LLP.

Kecenderungan penggunaan mobile untuk mengakses media sosial akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan pasar online.

Jadi persiapkan bisnis Kamu untuk terus memasuki pasar online, dan pastikan segala tools online Kamu dapat diakses melalui ponsel.

  1. Jangan menghilangkan platform karena fitur kesamaan

Bukan rahasia lagi bahwa Facebook dan Instagram membuat fitur yang meniru Snapchat – semuanya sekarang memiliki fitur yang sangat mirip, tapi itu tidak harus membuatnya sama.

Jika dilihat dari luar, mereka mungkin tampak cukup mirip, namun masing-masing platform memiliki kemampuan jangkauan dan khalayak yang berbeda.

“Snapchat masih merupakan pilihan yang lebih populer di kalangan kalangan demografis yang lebih muda, sementara Instagram adalah jejaring sosial Millennials.

Facebook adalah lebih ke pilihan untuk demografi yang lebih tua, dan sekarang memiliki fitur ‘Cerita’ juga. Ketiga media sosial tersebut memang memiliki fitur yang sama, namun mereka disukai oleh khalayak yang berbeda, “jelas Yosef Adelman, CEO Falcon Marketing.

Hal ini tentu akan terus berlanjut, namun walaupun fitur yang ada menjadi lebih mirip di berbagai platform sosial yang berbeda, Kamu tetap tidak dapat menghilangkan saluran media sosial berdasarkan fitur saja.

Jika Kamu menghilangkan salah satu dari media sosial tersebut, Kamu bisa saja kehilangan kesempatan untuk menjangkau demografi dan pemirsa tertentu.

  1. Video perlu menjadi bagian dari strategi konten Kamu

Semua orang tahu bahwa konten video terlihat sangat menarik, bahkan iklan Facebook yang menampilkan video mampu menarik lebih banyak audiens.

Bila dilakukan dengan benar, konten video ini akan menjadi saluran promosi yang paling efektif untuk meningkatkan calon konsumen potensial bagi bisnis Kamu.

Mengapa demikian? Tentu saja karena semakin menarik konten video, semakin banyak pula audiens yang melihatnya. Semakin banyak audiens yang melihat konten video Kamu, semakin besar pula kemungkinan mereka untuk menjadi calon konsumen Kamu.

“Applikasi Snapchat sangat berbasis konten video, seperti juga fitur story Instagram, membuktikan bagaimana video adalah format konten yang mendominasi media sosial saat ini.

Bisnis yang dengan cepat belajar bagaimana menceritakan kisah mereka melalui konten video akan mengalami kesuksesan media sosial yang jauh lebih baik daripada yang mengabaikannya, “kata Brian Gwinn, CEO Greenview Investment Partners.

Apabila bisnis Kamu mulai lebih terlibat dengan Snapchat, Instagram story, dan berbagai media lainnya maka tidak menutup kemungkinan Kamu mampu mengenalkannya pada kelompok pengguna yang jauh lebih besar di luar demografi yang ada.

Nah, itulah tadi 4 tren media sosial yang perlu Kamu ketahui di tahun depan. Jika melihat kepada tren dan perkembangan teknologi yang terus berlangsung, media sosial akan menjadi alat promosi yang efektif dan murah dibandingkan dengan media promosi lainnya.

Pastikan Kamu dapat memanfaatkan tren yang ada, dan menjadi selangkah lebih didepan dibandingkan dengan kompetitor dari bisnis Kamu.

Saskia

Make up addict - Digital Media Enthusiast, yang terjun ke digital agency & start up sejak 2010

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *